Rabu, 05 Januari 2011

ELEMEN OUTPUT CREATIVE THINKING INTO ACTION

Berbagai macam input telah kita dapatkan dalam proses hidup yang sedang dilalui untuk memperkuat ingatan serta perasaan sehingga suatu saat akan menghasilkan sesuatu yang terbaik. Menjadi lebih berani, mampu menuangkan berbagai ide dalam bentuk tulisan, lebih percaya diri, mengelola pikiran yang negative menjadi positif dan lain-lain. Semua itu didapatkan dari pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kreatif merupakan sebuah system. Proses dan output kreatif dihasilkan berdasarkan kreativitas berfikir. Produk berfikir kreatif dengan berfikir positif akan menghasilkan suatu produk yang kreatif pula, namun agar menjadi produk inovatif, harus ada seorang inovator.

Terkadang dalam melakukan sesuatu kita sering menunda-nunda dan menganggap sesuatu itu mudah untuk dilakukan sehingga anda berfikir bahwa bagaimana nanti saja. Padahal jika dilakukan lebih cepat dan saat itu juga akan lebih baik. Itulah mengapa kita berbeda dengan dengan orang yang kreatif. Tentunya harus mengubah hal tersebut, karena nanti kita akan menjadi seorang pemimpin dan kita lah yang menentukan masa depan kita dengan berbagai macam pilihan yang ada. Dan harus memilihnya dengan baik, bijak dan tepat.

Seberapa sering kita melamun dalam setiap hari? Apa yang anda pikirkan saat itu? Melamun merupakan kegiatan bervisualisasi, berimaginasi, baik keadaan sekarang ataupun masa depan untuk hal yang kita inginkan. Ketika kita sedang berfikir, berarti fikiran kita sedang menciptakan sesuatu, mengingat kembali berbagai hal yang pernah menjadi bagian dari hidup. Pikiran kita harus tetap positif, karena akan menghasilkan sesuatu yang positif pula dan jangan sebaliknya.

Arah berfikir positif dan kreatif adalah untuk menuju pencapaian sasaran yang dikehendaki.
 Arah-tujukan visualisasi anda terfokus pada sasaran keberhasilan.
 Arahkan dan lakukan tindakan berfikir positif dan kreatif pada tujuan yang ingin dicapai.
 Visualisasi dan imaginasi sasaran positif yang menyenangkan.
 Semangat dan kemauan mengubah-wujudkan angan-angan menjadi impian yang menjadi kenyataan.

Setiap Manusia memahami dari mana kita berasal dan kemana akan pergi. Kita harus yakin dan mempunyai keteguhan kepada Allah, bersyukur untuk setiap nikmat kehidupan. Melakukan yang terbaik untuk melahirkan suatu ide inovatif. Apa yang kita lakukan, kerjakan pada saat ini menentukan hasil di masa depan.

Dalam menjalani kehidupan, kita harus mencintai dan menikmati prosesnya, tetap berfikir positif dan setiap pekerjaan harus dikerjakan sebaik-baiknya dengan perasaan yang senang. Namun segala sesuatunya haruslah berimbang. Membiasakan diri untuk mencatat berbagai informasi, hasil baca, hasil lihat, hasil dengar, hasil komunikasi agar dapat dikembangkan menjadi ide kreatif baru yang bermakna.

Asal usul berfikir kreatif bersumber dari kekuatan (force). Seseorang menjadi kreatif ada yang secara alamiah ada juga yang melalui proses belajar. Harus di ingat bahwa fikiran positif digandeng dengan pemikiran kreatif dan daya kreasi, menghasilkan produk kreatif, produk kreatif menjadi ide inovatif dan ide inovatif menjadi produk inovatif. Keterdesakan juga berpengaruh untuk membangkitkan munculnya fikiran positif dan kreatif.

Selasa, 04 Januari 2011

ELEMEN PROSES "MEMBIASAKAN KEBIASAAN BERFIKIR KREATIF "

Berfikir kreatif dapat diklasifikasikan menjadi tiga macam, yaitu berfikir kreatif keadaan sadar (concious), berfikir inovatif dan berfikir intuitif (dalam keadaan di bawah alam sadar (unconscious).
1. Kreatif
Berfikir meliputi ; berfikir tertutup dan berfikir terbuka. Berfikir tertutup tidak dipengaruhi lingkungan, sedangkan berfikir terbuka dipengaruhi lingkungan.
Kreatif adalah orang yang dalam keadaan sadar mampu melihat masa depan. Selain itu juga dapat menemukan ide-ide baru yang tidak terpikirkan oleh orang biasa.
Kreatifitas yaitu kemampuan menciptakan sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada. Tidak sedikit orang yang mampu membuat sebuah puisi, cerita, membuat lukisan dan lain sebagainya. Tentu saja itu merupakan kreatifitas yang positif.
Proses Kreatif yaitu aktivitas seseorang atau sekelompok orang berfikir kreatif hingga mencapai tahapan untuk menghasilkan produk kreatif.
Produk kreatif yaitu hasil aktivitas berfikir kreatif yang berupa produk tidak berwujud (intangible) untuk menjadi produk akhir yang berwujud (tangible).
2. Berfikir Inovatif
Inovatif yaitu memiliki kecerdikan untuk membaca keadaan sekarang dan mengantisipasi masa depan. Seorang inovator akan memiliki ide-ide baru yang cenderung berubah-ubah.

3. Berfikir Intuitif

Adalah pekerjaan seseorang yang memiliki kemampuan berfikir alam bawah sadar (intuisi, firasat) yang sehari-hari pengambilan suatu keputusan dilakukan.

Menuju Insan Pribadi Kreatif

Ada perbedaan antara pribadi yang kreatif dan non kreatif. Tentunya anda memiliki kemapuan untuk menilai. Berikut beberapa hal penting :
 Memandang dunia jangan hanya dengan cara konvensional tetapi juga dari sudut pandang inkonvensional.
 Menjadi insan yang produktif, antisipatif, memiliki kemauan keras untuk sukses.
 Memiliki motivasi instrinsik, daya pengaruh, cerdas, percaya diri, pengalaman hidup yang luar biasa.
 Dapat dipercaya, jujur, menepati janji, pantang berdusta.
Selain itu, perlu usaha inside-in dan inside-out dengan sungguh-sungguh, memprluas wawasan, hormat-menghormati, mampu menempatkat diri dengan baik dalam setiap situasi, mengubah diri menjadi pribadi yang positif.

Kemampuan dan Manfaat Berfikir Kreatif
Banyak manfaat yang akan kita rasakan jika kita membiasakan diri untuk berfikir kreatif. Hendaknya kita melatihnya mulai dari sekarang dan dengan membiasakan untuk mendengar, membaca, bertukar pikiran, bersikap toleran, mencintai hobi, fokus terhadap persoalan yang dihadapi, menghindari pemikiran yang melebar, memperkaya ilmu pengetahuan, memperkuat gagasan, memperkuat kekuatan otot, otak, hati, berfikiran positif dan hindari fikiran negative, berani, mampu menggunakan waktu dengan baik.

Berani Bermimpi dan Mewujudkan
Setiap manusia pasti memiliki sebuah mimpi, tidak memandang kaya atau miskin. Setiap orang memiliki hak untuk bermimpi dan mewujudkan mimpi itu. Mulai dari skarang, berfikirlah sesuatu yang besar dari lubuk hati kita yang paling dalam. Jangan membatasi keinginan biarkan impian itu menjelajahi apapun yang kita inginkan. Besyukurlah pada Allah SWT karena kita masih memiliki mimpi yang akan menjadi kenyataan, hanya dengan sabar, berdoa, berusaha dan menjalani stiap proses hidup ini dengan sebaik-baiknya. Tetap optimis dan berfikir positif serta melakukan tindakan-tindakan yang positif pula. Karena dengan hal itu kita memiliki kekuatan untuk menggapai mimpi yang sedang kita bangun dari sekarang.

INGATAN

Ingatan adalah proses mental di dalam otak yang mencakup penkodean, penyimanan dan pemanggilan kembali ingatan tersebut. Ingatan merupakan suatu sistem yang merupakan suatu kesatuan yang utuh. Input merupakan proses pembelajaran dimana berbagai pengalaman, ilmu, pengetahuan yang telah didapat dari masa lalu ataupun pada saat ini dikatakan sebagai input dari diri sendiri. Memanggil kembali memori ingatan adalah ketika kita membutuhkannya.
Jika telah memiliki data input, maka tahap selanjutnya adalah proses. Ketika dalam menjalankan proses tersebut, harus dilakukan berbagai latihan, pengulangan dan pengucapan yang jelas agar ingatan tidak mudah melemah dan lupa. Sehingga kapanpun kita memerlukannya, data yang telah ada akan selalu siap untuk digunakan kembali.
Emosi tidaklah cenderung pada hal-hal yang buruk, tetapi disini dikatakan bahwa emosi merupakan sumber kecerdasan, kepekaan dan penalaran. Emosi yang positif (rasa cinta, sayang, cemburu) dapat membuat orang lebih menikmati hidup dan emosi positif ini merupakan pembelajaran yang sangat berharga jika dibandingkan dengan emosi yang negatif (marah), karena hanya akan membuat orang kehilangan banyak energi dan bahkan rasa penyesalan yang panjang serta apapun yang dilakukan akan menjadi terhambat. Oleh karena itu segeralah mengubah emosi yang negatif menjadi emosi yang positif.
Bagaimana cara mengembangkan intelegensi kita? Yaitu dengan terus melatihnya, hindari rasa malas. Setiap orang memiliki intelegensi yang berbeda-beda. Salah satu faktornya yaitu karena pengaruh bawaan dan lingkungan. Jangan berkecil hati jika memang tingkat intelegensi kita kurang, karena masih banyak waktu dan kesempatan untuk mengasah intelegensi dan inilah tantangan untuk kita.